Kamis, 25 Oktober 2012

BAB 3. INFORMATION HIDING, ENCAPSULATION, INHERITANCE, DAN POLYMORHISM


Encapsulation
Latar Belakang Encapsulation
Vendor perangkat lunak computer merahasiakan source code produknya, user hanya diberitahu melalui manual cara menggunakan produknya. Programmer java pun tidak perlu mengetahui
bagaimana rinci source code dari modul antarmuka referensi (API), programmer hanya perlu tahu return value dan parameter milik method-methodnya, atau hanya perlu tahu parameter milik constructor- constructornya.
Information Hiding dan Encapsulation
Information Hiding adalah menyembunyikan attribute suatu objek dari objek lain. Encapsulation adalah menyembunyikan method suatu objek dari objek lain. Attribute maupun method disembunyikan dengan cara memberikan modifier private. Method dalam kelas yang sama, yang memberikan nilai pada attribute private disebut method setter, sedangkan method masih dalam kelas yang sama, yang mengambil nilai dari attribute private disebut getter.
Pewarisan (inheritance)
Semua class dalam Java, termasuk class yang membangun Java API, merupakan subclass dari superclass Object.
Contoh dari hierarki class :
http://ilovecico.files.wordpress.com/2010/04/srt.jpg?w=300&h=140
Superclass
Adalah class yang letaknya di atas class tertentu di dalam hierarki.
Subclass
Adalah class yang letaknya di bawah class tertentu        di dalam hierarki.
Meng-override method
—        Jika sebuah subclass menginginkan implementasi yang berbeda terhadap method dari superclassnya, maka salah satu caranya dapat dilakukan dengan meng-override method bersangkutan.
—        Sebuah subclass dapat meng-override method superclassnya dengan menyediakan sebuah implementasi baru untuk method tersebut.
Polymorphism
Kemampuan sebuah variabel reference untuk merubah behavior sesuai dengan apa yang dipunyai object.
polymorphism membuat objek-objek yang berasal dari subclass yang berbeda, diperlakukan sebagai objek-objek dari satu superclass. Hal ini terjadi ketika memilih method yang sesuai untuk diimplementasikan ke objek tertentu berdasarkan pada subclass yang memiliki method bersangkutan.
Untuk menjelaskan polymorphism, mari kita bahas sebuah contoh.
—        Pada contoh sebelumnya, kita diberikan parent class yaitu Person dan subclassnya adalah Student, sekarang kita tambahkan subclass lainnya dari Person yaitu Employee
Dalam Java, kita dapat membuat referensi dari suatu superclass ke object dari subclassnya.
 A. MEMBUAT PROGRAM SuperClass.java
public class SuperClass{
          public SuperClass() {
                   System.out.println("Ini konstruktor milik SuperClass");
          }
          public void methodSuperClass() {
                   System.out.println("Ini method milik SuperClass");
          }
}
A.  MEMBUAT PROGRAM SubClass.java
public class SubClass extends SuperClass {
          public SubClass() {
                   super ();
          }
          public void methodSubClass() {
                   super.methodSuperClass();
          }
}
B.  MEMBUAT PROGRAM DemoInheritance.java
public class DemoInheritance{
          public static void main(String[] args) {
                   SubClass sc = new SubClass();
                   sc.methodSubClass();
          }
}
C.  MEMBUAT PROGRAM Persegi.java
public class Persegi {
          private double panjang;                                     //atribut yang di sembunyikan
          private double lebar;                                //atribut yang di sembunyikan
          private double tinggi;                              //atribut yang di sembunyikan
          public Persegi() {
                   panjang = 0;
                   lebar = 0;
          }
          private double luas(double p,double l) {
                   return p*l;
          }
          public void setPanjang (double panjang1) {
                   this.panjang = panjang1;
          }
          public void setLebar(double lebar1) {
                   this.lebar = lebar1;
          }
          public double getPanjang() {
                   return panjang;
          }
          public double getLebar() {
                   return lebar;
          }
          public double getLuas() {
                   return luas(panjang, lebar);
          }
}
D.  MEMBUAT PROGRAM MainPersegi.java
public class MainPersegi {
          public static void main(String[] args) {
                   Persegi pg = new Persegi();
                   pg.setPanjang(10);
                   pg.setLebar(20);
                   System.out.println("Panjang : "+pg.getPanjang());
                   System.out.println("Lebar : "+pg.getLebar());
                   System.out.println("Luas : "+pg.getLuas());
          }
}
E.  MEMBUAT PROGRAM Karyawan.java
abstract class Karyawan {
          int gaji;
          Karyawan() {
                   gaji = 1000000;
          }
          int getGaji() {
                   return gaji;
          }
          abstract void naikGaji();
}
F.   MEMBUAT PROGRAM Manager.java
class Manager extends Karyawan {
          Manager() {
                   gaji +=2000000;
          }
          void naikGaji() { gaji+=3000000; }
}
G.  MEMBUAT PROGRAM Receptionist.java
class Receptionist extends Karyawan {
          Receptionist() {
                   gaji +=1000000;
          }
          void naikGaji() { gaji+=1000000; }
}
H.  MEMBUAT PROGRAM Plymorphisme.java
class Polymorphisme {
          public static void main(String[] args) {
                   Karyawan K[] = new Karyawan[3];
                   K[0] = new Manager();
                   K[1] = new Receptionist();
                   K[2] = new Manager();
                   for (int i=0;i<3;i++)
                             System.out.println("Gaji karyawan "+i+" adalah "+K[i].getGaji());
                   for (int i=0;i<3;i++)
                             K[i].naikGaji();
                   for (int i=0;i<3;i++)
                             System.out.println("Gaji sekarang "+i+" adalah "+K[i].getGaji());
          }
}

Kamis, 18 Oktober 2012

Laporan Mingguan Java

INFORMATION HIDING, INHERITANCE, 
ENCAPSULATION DAN POLYMORPHISM

A.INHERITANCE
        Inheritance merupakan penurunana atribut dan method dari suatu super/kelas induk ke sub kelas/ anak.
Pewarisan ini bersifat menyeluruh sehingga semua attribut dan method yang dimili kelas super dapat diturunkan kesub kelas.
Semua attribute dan method dari suatu kelas super dapat diwariskan ke subkelas.
Dalam hirarki kelas, jika kelas C merupakan turunan kelas B, dan kelas B merupakan turunan kelas A, maka otomatis attribute dan method kelas A juga diwariskan kelas C.
Bentukpewarisan :
[modifier] class namaSubKelas extend namaKelasSuper {
   // classBody
}

B ENCAPSULATION
         Encapsulation atau pengkapsulan adalah suatu kemampuan dalam pemrograman berorientasi objek untuk menyembunyikan atribut dan method suatu dari objek lain.
Attribute maupun method disembunyikan dengan cara memberikan modifier private.
Method dalam kelas yang sama, yang memberikan nilai pada attribute private disebut method setter, sedangkan method masih dalam kelas yang sama, yang mengambil nilai dari attribute private disebut getter.
Dalam pemrograman, menyembunyikan detail ini dikenal dengan istilah information hiding.

         Pengkapsulan dilakukan dengan cara memberikan modifier private pada suatu method dan pada variabel. Method untuk memberikan nilai pada suatu atribut privat biasanya diawali dengan kata "set", sedangkan method untuk mengambil nilai dari suau atribut privat biasanya diawali dengan kata "get" .

C POLYMORPHISM       
Polymorphism artinya bersifat poly morphy (memiliki banyak bentuk).
Method-method overloading masih dalam kelas yang sama, namun contoh berikut memvisualisaikan method respon() nama sama, namun pada kelas yang berbeda dapat memilki isi method yang berbeda pula tergantung kelasnya.

Perhatikan penggunaan kata mentah dalam beberapa kalimat berikut:
1. "sayuran itu masih mentah"
2. "Pukulan petinju itu berhasil dimentahkan lawannya"
3. "Gagasan itu masih mentah sehingga perlu dibahas kembali"

Dalam pemrograman , istilah pilymorpisme dapat diartikan sebagai modul yangh memiliki nama yang sama, Namun memiliki tingkah laku yang berbeda sehingga implementasinya berbeda.












***Terima Kasih***





Aikshhhhhhhhhhhhhh.....




                  LEBIH BESAR PASAK DARIPADA TIANG

(LEBIH BESAR PENGELUARAN DARIPADA PENDDAPATAN)







#Stresssssss.......#

Kamis, 11 Oktober 2012

Lapaoran Mingguan Java

Materi
CLASS, METHOD, CONSTRUCTOR, MODIFIER DAN OBJECT

           Atribut adalah keadaan yang dimiliki oleh objek, sedangkan method adalah apa-apa yang menurut objek yang harus dilakukan. Method yang dimiliki objek berkelas mobil dapat beupa cara menghidupkan mesin dan cara mengoper persnelling.

1.CLASS
        
        Kelas pada java didefenisikan dengan menggunakan kata kunci class. Berikut ini merupakan deklarasi kelas pada java:

          [modifier1] class namakelas [modifier2] {
                        class body;
            }

  2.METHOD
        
            Method digunakan untuk meodularisasikan program melalui pemisahan tersendiri menjadi satu unit tersendiri. Berikut ini merupakan deklarasi method pada java:
               
                 [modifier1] tipenilaikembalian namaMethod (parameter input) {
                                 method body;
                 }

    3. CONSTRUCTOR
              
                 Constructor merupakan method yang namanya sama dengan nama kelas dimana method itu berada. Constructor digunakan untuk menginisialisasi nilai awal (nemnberikan nilai default) pada atribut-atribut yang dimiliki oleh suatu objek saat objek itu pertama kali dibuat.

       4. MODIFIER
                    Modifier adalah sifat yang dimiliki oleh semua atribut, method maupun kelas dalam java. Modifier akses adalah Modifier yang selalu digunakan, modifier akses tersendiri dari private, default, protected dan public.

            Beberpa modifier penting lainnya:
a. Static yaitu modifier yang digunakan agar suatu atribut maupun method dapatbdiakses oleh objek atau kelas lain meski tampa melakukan instansiasi terhadap kelas diman atribut maupun method berada, method main adalah salah satu contoh method modifier satic yang sering digunakan.

b.Final yaitu modifier yang digunakan untuk mencegah kemungkinan modifikasi terhadap maupun method, dengan modifier ini satu atribut akan berlaku sebagai konstanta.

         5.OBJECT
                  Sebuah kelas dapat digunakan untuk memebuat banyak objek, setiap objek dapat diperlakukan secara berbeda oleh objek-objek lain yang menggunakannya. Dibutuhkan operator New untuk membuat objek dari suatu kelas.

           Objek dibuat dengan cara menuliskan:
1. Namakelas NamaObjek = New NamaConstructor();
2. Namakelas NamaObjek;
    NamaObjek=new NamaConstructor();











***Terimakasih***

Rabu, 10 Oktober 2012

Bingung!

Bingung pun aku liat blogspotq nie,,


sekarang bisa terbuka...

pdhl td gak bisa  dah dri jam 08 wib mpe jam  16 wib aq coba buka gak bisa,,
ntah npa sekarang bsa terbuka,,

Hufgh......hufgh.......hufgh....
hufgh.......hufgh.......
hufgh....


:(
:(

Senin, 08 Oktober 2012

Hemmmm

HAHHHHHHHHH,,,,,,,
hahahaha,,,,,,,,,
haha,,,,
ha,,,

Dengan susah payah akhirnya blogspotq terbuka,,,,,,,
tidak perlu lagi membuat blog baru,,,
untung aza bisa terbuka,,

thanks you GOD,,
I say : You always Help me,,,,


ckckckckckckckckck